Dalam Pertandingan Piala Dunia Qatar 2022 Melawan AS Para Pemain Inggris Berlutut

Eits, bukan bertekuk lutut karena kalah yah guys, bertekuk lutut yang akan kita bahas merupakan satu sikap atau demonstrasi dimana para pemain Inggris memprotes sesuatu yang dianggap penting untuk dilakukan, penasarankan atas dasar apa dan kenapa pemain Inggris melakukan hal tersebut? Yuk simak terus artikelnya guys.

Anggota tim sepak bola pria Inggris berlutut sebagai protes sebelum dimulainya pertandingan Piala Dunia melawan Amerika Serikat.

Para pemain Inggris juga berlutut selama beberapa detik sebelum pertandingan melawan Iran pada 21 November.

Menurut situs web berita olahraga AS, setidaknya tiga anggota tim berdemonstrasi menentang diskriminasi dan rasisme. Para pemain juga diyakini membuat pernyataan tentang “inklusivitas”.

Pelatih Inggris Gareth Southgate sebelumnya menyebutkan bahwa para pemainnya akan mengambil sikap di Qatar.

“Kami merasa kami harus melakukannya,” kata Southgate setelah pertandingan melawan Iran. “Kami pikir itu adalah pernyataan kuat yang akan menyebar ke seluruh dunia, terutama bagi kaum muda, itu penting.”

Sementara itu, saat para pemain Iran turun ke lapangan untuk pertandingan mereka melawan Inggris, para pemain tetap diam saat lagu kebangsaan dimainkan untuk menunjukkan dukungan bagi pengunjuk rasa di negara asal mereka.

Beberapa pemain juga terlihat membuat gerakan jempol ke bawah, menurut Reuters.

Seorang mantan anggota tim sepak bola nasional Iran ditangkap awal pekan ini karena mengkritik pemerintah Iran.

Voria Ghafouri ditangkap Kamis karena “menghina tim sepak bola nasional dan mempropagandakan pemerintah,” menurut Associated Press. Ghafouri belum terpilih sebagai anggota tim Piala Dunia 2022 Iran.

Wasit pada pertandingan AS-Inggris tampaknya tidak mengakui demonstrasi tersebut, dan pertandingan dimulai pada waktu yang dijadwalkan.

Beberapa penggemar turun ke media sosial untuk mengungkapkan perasaan mereka tentang masalah tersebut.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*